Rabu, 04 Juli 2012

FUNGSI STATISTIK DAN FUNGSI DATA BASE


FUNGSI STATISTIK DAN FUNGSI DATA BASE
A.     STATISTIK
1.      PENGERTIAN STATISTIK
Statistik adalah metode pengumpulan data, penyusunan, pengelolahan , atau pemprosesan dan penganalisaan data, serta penarikan kesimpulan.
2.      FUNGSI STATISTIK
Function (fungsi) adalah sederetan atau sekumpulan formula yang sudah disediakan oleh Excel untuk melakukan operasi tertentu dengan menggunakan nilai yang disebut argument. Sebagai contoh, fungsi SUM akan menjumlahkan nilai semua cell pada range. Argument (argument) dapat berupa bilangan, teks, nilai logika (TRUE atau FALSE), array, atau alamat cell/range. Jenis argument yang kita berikan harus sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada fungsi yang bersangkutan. Argument dapat berupa nilai konstan, formula, atau fungsi lain.
Berikut merupakan fungsi statistik dalam Excel yang sering digunakan dalam aplikasi pekerjaan. 
1.      AVERAGE
Penjelasan: Menghasilkan nilai rata-rata untuk semua nilai yang diberikan.
Syntax: AVERAGE(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:
Jika range A1:A5 diberi nama Nilai dan berisi nilai 10, 7, 9, 27, dan 2, maka:
=AVERAGE(Nilai) menghasilkan 11.




1.      COUNTA

2.      COUNT
Penjelasan: Menghitung jumlah cell atau parameter/argument yang tidak kosong.
Syntax: COUNTA(nilai1,nilai2,…).
Contoh:
Jika kita memiliki data
=COUNTA(A1:A7) menghasilkan 6.
3.      MAX
Penjelasan: Mencari bilangan terbesar dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax: MAX(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:
Jika range A1:A5 berisi 10, 7, 9, 27, dan 2 maka:
=MAX(A1:A5) menghasilkan 27.
=MAX(A1:A5,30) menghasilkan 30.
4.      FORECAST
Penjelasan: Menghitung atau memperkirakan, nilai yang belum diketahui berdasarkan nilai-nilai yang sudah diketahui.
Syntax: FORECAST(x_dicari,y_diketahui,x_diketahui).
Contoh:
Misal, kita sebagai orang yang bertanggung jawab dalam menyusun jadual produksi suatu perusahaan tempe RASA LANGIT™. Perusahaan tersebut memiliki mesin tempe otomatis SETENGAHMATENG® sebanyak lima buah. Kita kemudian mengumpulkan data jumlah tempe yang dihasilkan per jam (dalam ribuan) untuk jumlah mesin yang berbeda sebagai berikut:

Karena Negara sedang mengadakan TEMPEISASI, maka perusahaan menerima pesanan sebanyak 200 ribu tempe/ hari. Untuk memenuhi pesanan tersebut, perusahaan ini akan menambahkan jumlah mesin yang ada menjadi 10 buah. Tetapi kita tidak yakin apa 10 mesin dapat menghasilkan 200 ribu tempe, karena itu kita dapat mencoba untuk memperkirakannya dengan menggunakan fungsi di dalam Excel sebagia berikut:
=FORECAST(10,B2:B6,A2:A6)
5.      FREQUENCY
Penjelasan: Menghitung kemunculan data dengan batasan tertentu pada daftar data yang kita berikan dan mengembalikan kumpulan nilai berupa array vertical. Karena fungsi FREQUENCY ini menghasilkan nilai berupa array, maka dalam memasukkan fungsi ini harus menekan Ctrl+Shift+Enter.
Syntax: FREQUENCY(array_sumber_data,array_batasan_data).
Contoh:
Misalnya, kita sebagai guru mempunyai data nilai siswa yang dimasukkan di range A1:A10 (array_sumber_data) sebagai berikut: 79, 54, 87, 49, 66, 91, 72, 83, 95, dan 65. Kemudian kita ingin mengelompokkan nilai-nilai tersebut berdasarkan batasan 0-65, 66-75, 76-85, dan 86-100, kemudian kita masukkan di range B1:B3 (array_batasan_data) sebagai berikut 65, 75, 85 (yang terakhir tidak perlu dimasukkan). Lalu kita harus membuat array formula di range C1:C4 dan memasukkan formula
=FREQUENCY(A1:A10,B1:B3). Hasilnya kurang lebih seperti berikut ini:






6.      MEDIAN GROWTH
Penjelasan: Menghitung “nilai pertumbuhan” dengan menggunakan data yang sudah diketahui. Karena fungsi GROWTH ini menghasilkan nilai berupa array,maka ketika memasukkan fungsi ini, maka jangan lupa menekan Ctrl+Shift+Enter.
Penjelasan: Mencari median (bilangan tengah) di dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax: MEDIAN(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh
=MEDIAN(2,4,1,3,5) menghasilkan 3.

7.      GROWTH

Syntax: GROWTH(y_diketahui,x_diketahui,x_dicari).
Contoh:
Kita kembali membicarakan tentang perusahaan tempe RASA LANGIT™. Setelah sukses dalam tahun-tahun terakhir, terkadang perusahaan masih tetap kewalahan untuk menangani pesanan yang terus meningkat per bulannya. Untuk itulah, kita sekarang sudah diangkat menjadi Marketing Director yang dituntut untuk bisa membaca peluang pasar. Kita kemudian menyusun data penjualan tempe 6 bulan ke belakang (bulan 11 – 16) sebagai berikut:



Lalu kita mengetahui peluang pasar 2 bulan berikutnya (bulan 17 -18), kita bisa memasukkan array formula di B8:B9 seperti berikut:
=GROWTH(B2:B7,A2:A7,A8A9), sehingga kita akan mendapatkan bahwa peluang penjualan bulan ke-17 adalah 3201.967 (ribu) temped an bulan ke-18 adalah 4685.361 (ribu) tempe.
8.      QUERTILE
Penjelasan: Mencari kuartil (nilai paruh) tertentu dari sekumpulan data yang diberikan. Kuartil diperlukan untuk menentukan 25% pemasukkan tertinggi.
Syntax: QUERTILE(data,no_kuartil).
No_kuartil
Nilai yang dihasilkan
0
Nilai paling kecil (sama dengan fungsi MIN).
1
Kuartil pertama – 25%.
2
Kuartil kedua – 50% (sama dengan fungsi MEDIAN).
3
Kuartil ketiga – 75%
4
Nilai paling besar (sama dengan fungsi MAX)

Contoh:
=QUARTILE({1,2,4,7,8,9,10,12},1) menghasilkan 3.5
Penjelasan: Mencari modus (bilangan yang paling sering muncul) di dalam sekumpulan data yang diberikan.
9.      MODE
Syntax: MODE(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:        
=MEDIAN(5,6,4,4,3,2,4) menghasilkan 4...
10.  PERMUT
Penjelasan: Menghitung banyak permutasi.
Syntax: PERMUT(jumlah_bilangan,jumlah_dipilih).
Contoh:
Dengan fungsi ini kita bisa mengetahui banyaknya kendaraan bermotor yang memiliki nomor polisi KT xxxx UV. Kita mengetahui bahwa nomor normal kendaraan bermotor adalah 4 angka dengan kombinasi angka 0 sampai 9 (sebanyak 10 angka). Maka kita bisa memasukkan fungsi =PERMUT(10,4) dan hasilnya adalah 5040 kendaraan motor.

Contoh untuk membuat fungsi statistik yaitu :
1)      Buatlah tabel seperti dibawah ini :
2)      Aktifkan sel C11, kemudian masukkan rumus = SUM (C7:C10),lalu Enter
3)      Aktifkan sel C12, kemudian masukkan rumus = MAX (C7:C10), lalu Enter
4)      Aktifkan sel C 13, kemudian masukkan rumus = MIN (C7:C10),lalu Enter
5)      Aktifkan sel C14, kemudian masukkan rumus = COUNT (C7:C10),lalu Enter
6)      Aktifkan sel F7, kemudian masukkan rumus =SUM (C7:E7),lalu Enter
7)      Aktifkan sel G7, kemudian masukkan rumus = VAR (C7:E7),lalu Enter
8)      Aktifkan sel H7, kemudian masukkan rumus = STDEV (C7:E7)lalu Enter
9)      Buatlahh rumus-rumus diatas kesel lain yang sesuai, format tabel sehingga tabel/tamilan menjadi seperti ddi bawah ini :




B.     FUNGSI DATA BASE
Fungsi Data Base adalah suatu fungsi yang digunakan untuk menghitung, menjumlah atau mencari nilai tertentu pada suatu database dengan menggunakan syarat-syarat tertentu.
Dalam data base terdapat fungsi-fungsi yang hampir sama dengan fungsi statistik biasa. Akan tetapi dalam hal ini dapat dilakukan perhitungan sekelompok data yang sejenis.Beberapa fungsi statistik data base adalah sebagai berikut :
1.      Fungsi DSUM
Fungsi DSUM yaitu digunakan untuk menjumlah data bertipe angka yang terdapat di field/ kolom yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah di terapkan.
Bentuk Umum :              = DSMU (Database;  field; kriteria)
                Database         = alamat range database yang kita gunakan
                Field                = alamat field yang kita gunakan
                Kriteria            = alamat range kriteria yang kita gunakan
 Contoh : Berapa total jumlah gaji untuk semua pegawai yang bergolongan 2a
a.       Buat tabel data dulu seperti dibawah ini
b.      Klik D10
c.        Ketik =DSUM(B2:D8,3,F2:F3) [Enter 1x]
d.      Muncul tampilan berikut ini :
2.      Fungsi DAVARAGE
Fungsi DAVARAGE yaitu digunakan untuk menghitung rata-rata data bertipe angka yang terdapat di kolom/ field yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentuk Umum :              = DAVARAGE (database; field; kriteria)
3.      Fungsi DCOUNT
Fungsi DCOUNT yaitu digunakan untuk menghitung sel yang berisi data angka dikolom/ field yang di pilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentuk Umum :              = DCOUNT (database;field;kriteria )
Contoh : Berapakah jumlah pegawai yang bergolongan 2a dari daftar berikut ini :

a. Klik D11
b. Ketik =DCOUNT(B2:D8,3,F2:F3) [Enter 1x]
Muncul tampilan berikut ini :

4.      Fungsi DCOUNTA
Fungsi DCOUNTA yaitu dapat digunakan untuk menghitungg sel yang berisi data (teks atau angka) dikolom field yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentuk Umum :              =DCOUNTA (database;field;kriteria )
5.      Fungsi DMAX
Fungsi DMAX yaitu dapat digunakan untuk mencari data tertinggi/ terbesar yang teerdapat dikolom/ field yangg dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentuk Umum :              = DMAX (data base;field;kriteria )
Contoh : Berapa nilai tertinggi bagi siswa kelas 1
a. Klik D14
b. Ketik =DMAX(B2:D9,3,B11:B12) [Enter 1x]
Muncul tampilan berikut ini :          

6.      Fungsi DMIN
Fungsi DMIN yaitu dapat digunakan untuk mencari data terendah/terkecil yang terdapat dikolom /field yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentuk Umum :                          =DMIN (database;field;kriteria)
Contoh : Berapa nilai terendah bagi siswa kelas 1 ?


a. Klik D15
b. Ketik =DMIN(B2:D9,3,B11:B12) [Enter 1x]
Muncul tampilan berikut ini :


7.      Fungsi DSTDEV
Fungsi DSTDEV yaitu  digunakan untuk mencari standar deviasi yangg terdapat dikolom/field yang dipilih berdasarkan kriteria yang talah ditetapkan.
Bentuk Umum :                          =DSTDEV (database;field;kriteria )
Contoh : Berapa nilai rata-rata bagi siswa kelas 1 ?


a. Klik D16
b. Ketik =DAVERAGE(B2:D9,3,B11:B12)

Muncul tampilan berikut ini :


8.      Fungsi DVAR
Fungsi DVAR yaitu digunakan untuk mencari keragaman nilai (variance) yangg terdapat di kolom /field yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentu Umum :                            = DVAR (database;field;kriteria )
9.      Fungsi DPRODUCT
Fungsi DDPRODUCTI yaitu digunakan untuk mengalikan angka-angka yang terdapat dilolom/ field yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Bentuk Umum :                          =DPRODUCT (database;field;kriteria)
Berikut ini adalah cara menggunakan fungsi-fungsi statistik data base.
Buatlah tabel seperti dibawah ini:
NO
A
B
C
D
E
F
G
1
DEPT
NOPENG
NAMA
ALAMAT
GAJI

2
A
001
BUDI
MAWAR 20
  87.500
3
A
002
ANDI
KENANGA 03
125.000
4
A
003
ANDIKA
CEMPAKA 01
175.000
5
A
004
BENNY
MELATI 21
150.000
6
B
001
RINTO
SERUNI 24
115.000
7
B
002
BINSAR
MAWAR 24
120.000
8
B
003
TESSA
MELATI 30
  75.000
9
C
001
ALISA
SEROJA 67
  90.000
10
C
002
REY
SUTOMO 06
100.000
11
C
003
CHELSI
ANGGREK 07
  80.000
12


13
Jumlah Gaji
Gaji Rata-Rata
Jumah Pegawai
Gaji Terkecil
Gaji Terbesar
Standar Deviasi
14
Dept
15
C
270000
90000
3
80000
100000
10000
16
   
 Kriteria
                        
17           
Berikan range tabel data base dengan nama Tabel, kemudian masukkan fungsi-fungsi berikut :
Pada sel B15       = DSUM (TABEL;E1;A14:A15)
Pada sel C15       = DAVERAGE (TABEL ;E1;A14:A15)
Pada sel D15       = DCOUNT (TABEL ; E1;A14:A15)
Pada sel E15       = DCOUNTA (TABEL ;E1;A14:A15)
Pada sel F15       = DMAX (TABEL;E1;A14:A15)
Pada sel G15       = DSTDEV (TABEL ;E1;A14;A15)



























PENUTUP
KESIMPULAN
 Fungsi statistik merupakan salah satu fungsi yang digunakan dalam membuat sebuah data, Dan Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Database terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya.




1 komentar: